Senitari adalah salah satu kegiatan yang berhubungan dengan aspek nilai, norma dan ritual. Sehingga seni tari dapat berfungsi sebagai sarana pendidikan, atau dapat diartikan bahwa semua tari berisi pesan dan moral kebudayaan, yang diajarkan untuk maksud dan tujuan tertentu. Contoh : "Tari Zapin Nelayan" dari tanah deli Sumatera Utara.
Tari Pendidikan adalah tari yang difungsikan menjadi media mengajar. Sasaran atau peserta didik yang dimungkinkan membutuhkan adalah (1) anak-anak yang kemudian menjadi sarana menumbuh kembangkan bakat dan potensi anak-anak, (2) remaja dan orang dewasa yang kemudian menjadi sasaran menmbuh kembangkan karakteristik dan kepribadian, (3) pendidikan orang dewasa (androgogi) yaitu sebagai sarana
AdapunPrasarana Pendidikan merupakan semua objek yang berfungsi sebagai pendukung dari kegiatan belajar dan mengajar. 4. Menurut Sumber Pendanaannya. Contoh Sarana Dan Prasarana Pendidikan. Agar penjelasan tentang perbedaan sarana dan prasarana ini lebih jelas, di bawah ini akan disajikan contoh-contoh sarana dan prasarana pendidikan.
DiIndonesia pembelajaran tari secara kreatif dari Rudolf Laban tersebut dikenal dengan istilah tari pendidikan, yaitu tari sebagai sarana pendidikan yang menekankan kepada kreatifitas siswa untuk menciptakan sendiri tariannya. Dalam hal ini tari pendidikan khususnya ditujukan bagi siswa-siswa di sekolah umum (Sedyawati, 2002:2).
Contohtari tradisional klasik diantaranya: Tari Topeng Kelana (Jawa Barat), Bedhaya Srimpi (Jawa Tengah), Sang Hyang (Bali), Pakarena dan pajaga (Sulawesi Selatan). Tari Tradisional Kerakyatan Tari tradisional kerakyatan ini berkembang di kalangan rakyat biasa.Senitari sebagai hiburan. Sebagai sarana hiburan, seni tari daerah hanya menitikberatkan kepada pemberian kepuasaan batin tanpa ada tujuan lain yang lebih dalam, sehingga dalam hal ini fungsi tari sangat ringan nilainya. Contoh seni tari daerah sebagai hiburan adalah tari joged dari Bali merupakan tari pergaulan. Seni tari sebagai seni
Taridapat berfungsi sebagai sarana upacara. Pada zaman sebelum masuknya agama ke Indonesia, tari menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan spiritualisme masyarakat Indonesia. Lambat laun dengan perkembangan zaman, kesakralan tari upacara ini telah berkurang di beberapa daerah. Namun, masih ada daerah menjalankan tradisi tersebut hingga
Contohtari hiburan adalah tari Tayub dari Jawa Tengah, ini adalah tari hiburan yang dipertunjukkan sehabis panen. Contoh lainnya ada juga tari Giring-Giring dari Kalimantan, tari Serampang Duabelas dari Sumatera dan tari Maengket. Sarana Penyaluran Terapi - tari jenis ini ditunjukkan untuk yang berkebutuhan khusus seperti penyandang cacat fisik.