AmirSjarifuddin adalah tokoh yang sangat menentang nilai-nilai fasisme Jepang , sebab pernah merasakan sendiri menjadi tawanan Jepang pada waktu itu. di Dalat 1 T.B Simatupang, 1954, Pelopor Dalam Perang, Pelopor Dalam Damai, Jajaran Pustaka Militer, Jakarta.hlm. 47. Di dalam sebuah negara hubungan antara sipil dan militer harus
Fasismejuga adalah gerakan radikal ideologi nasionalis otoriter politik. Fasis berusaha untuk mengatur bangsa menurut perspektif korporatis, nilai, dan sistem, termasuk sistem politik dan ekonomi. Pelopor dan tokoh Ideologi Fasisme adalah Nazisme Hitler dengan bukunya Mein Kampft, dan Mussolini dengan Doktrine of Fascism. Jepang menjadi negara fasis dan menganut Hakko I Chiu. Fasisme di Jepang dipelopori oleh Perdana Menteri Tanaka, masa pemerintahan Kaisar Hirohito dan dikembangkan oleh Perdana Menteri Hideki Tojo. Untuk memperkuat kedudukannya sebagai negara fasis, Kaisar Hirohito melakukan beberapa hal berikut. 1) Mengagungkan semangat bushido.Bukan sekadar Respons terhadap Krisis Secara sepintas, fasisme seringkali dilihat sebagai respons terhadap krisis besar. Gelombang fasisme tahun 1930-an, misalnya, seringkali dianalisis sebagai akibat dari resesi ekonomi, kekacauan politik, dan modernisasi pasca-Perang Dunia I. Lalu, gelombang baru fasisme belakangan ini sering dikaitkan dengan krisis finansial global pada akhir abad ke-21.
StatismeShōwa (國家主義, Kokka Shugi) adalah sebuah sinkretisme politik atas ideologi-ideologi politik sayap kanan ekstrim di Kekaisaran Jepang, yang berkembang sepanjang periode Restorasi Meiji sampai ke Era Shōwa.Faham Ini terkadang disebut sebagai Nasionalisme Shōwa (昭和國家主義), Fasisme Jepang (日本のファシズム), Fasisme Shōwa (昭和のファシズム) atauU8FoNup.